Pelaksanaan Misi Penyelamatan Sungai hijau ini dilakukan dengan metode yang sangat menarik, yakni dengan melakukan penyusuran sungai secara masif. Sepanjang perjalanan, para relawan tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga melakukan pemetaan titik-titik tumpukan sampah dan area yang mengalami abrasi parah. Data yang dikumpulkan selama kegiatan ini nantinya akan diolah menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan pelestarian yang lebih tepat sasaran. Pendekatan berbasis olahraga ini terbukti lebih efektif dalam menarik minat pemuda, karena mereka dapat berkontribusi pada lingkungan sambil mengasah kemampuan fisik dan ketangkasan di atas air.

Misi Penyelamatan Sungai menjadi indikator utama keberhasilan pembangunan di Pelalawan. Jika sungai ini rusak, maka hilang pula potensi wisata dan sumber ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, kegiatan ini juga diisi dengan aksi bersih sungai serentak dan penanaman bibit pohon di sepanjang bantaran. Edukasi kepada masyarakat pinggiran sungai mengenai bahaya membuang limbah domestik ke air menjadi bagian penting dari kampanye ini. Mahasiswa bertindak sebagai komunikator yang menjelaskan kaitan antara kebersihan air dengan kualitas kesehatan jangka panjang, menciptakan dialog yang konstruktif antara akademisi dan warga sekitar demi masa depan ekosistem yang lebih baik.

Penggunaan perahu Kano dipilih sebagai media utama karena sifatnya yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi suara maupun udara. Berkano juga merupakan olahraga yang sangat baik untuk melatih kekuatan otot inti dan keseimbangan. Dengan menyusuri lekuk-lekuk sungai menggunakan tenaga manusia, para peserta diajak untuk merasakan kedekatan fisik yang lebih intim dengan alam. Pengalaman ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat terhadap Sungai Kampar. BAPOMI berkomitmen untuk menjadikan agenda ini sebagai kegiatan rutin yang tidak hanya melahirkan atlet kano berbakat, tetapi juga pejuang lingkungan yang konsisten. Dengan sinergi antara olahraga dan konservasi, Pelalawan dapat menjadi contoh bagi daerah lain bahwa kegiatan mahasiswa dapat memberikan dampak ekologis yang nyata dan terasa langsung oleh masyarakat luas.

Kategori: Berita