Olahraga tenis yang kita kenal sekarang, dengan lapangan hijau dan raket modern, memiliki akar yang jauh lebih tua dan cerita yang kaya. Sejarah tenis adalah perjalanan evolusi yang panjang, dimulai dari permainan sederhana di biara-biara abad pertengahan hingga menjadi tontonan global yang dinikmati oleh jutaan orang. Awalnya, tenis bukanlah olahraga yang dimainkan di luar ruangan dengan raket, melainkan sebuah permainan dalam ruangan yang sangat berbeda dari versi modernnya. Artikel ini akan mengupas tuntas sejarah tenis, dari asal-usulnya yang sederhana hingga transformasinya menjadi olahraga profesional yang mendunia.
Cikal bakal tenis dapat ditelusuri kembali ke abad ke-12 di Perancis, di mana para biarawan memainkan permainan yang disebut jeu de paume (permainan telapak tangan). Mereka menggunakan tangan kosong atau sarung tangan untuk memukul bola ke dinding atau ke atas tali yang membentang di tengah lapangan. Permainan ini dengan cepat menyebar ke kalangan bangsawan Eropa dan menjadi sangat populer, terutama di kalangan raja-raja Perancis dan Inggris. Pada masa ini, permainan mulai berkembang dengan penambahan raket, meskipun bentuknya masih sangat primitif. Perkembangan ini menandai babak baru dalam sejarah tenis, di mana peralatan mulai memainkan peran penting.
Titik balik yang paling signifikan dalam sejarah tenis modern terjadi pada abad ke-19. Pada tahun 1873, Mayor Walter Clopton Wingfield, seorang perwira tentara Inggris, menciptakan sebuah permainan yang ia sebut Sphairistikè, sebuah versi tenis yang dapat dimainkan di luar ruangan di rumput. Aturan-aturan yang ia buat menjadi dasar dari permainan tenis modern. Permainan ini dengan cepat mendapatkan popularitas, dan pada tahun 1877, turnamen tenis pertama, yang sekarang kita kenal sebagai Wimbledon, diselenggarakan di All England Croquet and Lawn Tennis Club. Pada turnamen perdana tersebut, hanya ada 22 kontestan pria, dan pertandingan disaksikan oleh sekitar 200 penonton.
Seiring berjalannya waktu, tenis terus berevolusi. Turnamen-turnamen besar lainnya seperti U.S. Open, French Open, dan Australian Open mulai didirikan, membentuk apa yang sekarang dikenal sebagai Grand Slam. Pada era modern, tenis telah menjadi olahraga profesional dengan hadiah uang yang besar, sponsor global, dan bintang-bintang yang menjadi ikon olahraga. Kisah-kisah rivalitas yang epik dan momen-momen dramatis di lapangan telah menjadikannya salah satu olahraga yang paling banyak ditonton. Sebuah data dari Federasi Tenis Internasional (ITF) yang dirilis pada 28 Mei 2025 menunjukkan bahwa ada lebih dari 87 juta pemain tenis di seluruh dunia, membuktikan bagaimana olahraga ini telah benar-benar mendunia. Dengan demikian, sejarah tenis adalah cerminan dari evolusi sosial dan teknologi, dari permainan sederhana menjadi industri olahraga yang kompleks dan global.